Zuhur di Mini Masjid Syekh Zayed, Solo

Zuhur di Mini Masjid Syekh Zayed, Solo

Oleh Iwan Piliang

Dalam tujuh hari terakhir, sudah dua kali saya ke Solo, datang pagi-pagi, pulang petang-petang. Kali kedua ini saya sempatkan Zuhur di sana. Sebelumya pernah tiga kali ke Masjid original-nya di Abu Dhabi, UAE, konon kini menjadi masjid ketiga terindah di dunia.

Bagi saya, UAE, begitu membekas di hati. Pada Desember 2008, saya mengadvokasi ada sosok anak negeri 8 tahun tertahan di sana, dan direktur perlindungan warga Kemenlu angkat tangan ke keluarga. Tiga puluh tiga hari dalam sebuah kerja terobosan sebagai sipil, menenteng pulang sosok WNI itu balik, dibantu secara masif oleh sosok Dubes kita di sana kala itu Bapak Wahid Supriyadi.

Baca Juga  Kejagung Ungkap 4 Bacakada 2024 Tersangkut Kasus Korupsi, Saatnya Bersikap!

Di era Pak Wahid pula hubungan Indonesia dengan keluarga Syekh Zayed, dekat, akrab. Pun Pak Wahid pertama kali mengenalkan nama @Jokowi ke saya, produk rumah kayunya kala itu ikut berpameran di stand Indonesia di Global Village – – laksana PRJ – – di mana di kemudian hari saya cari ke Solo, lalu menggadang melalui konten Sosmed dll, 2009 awal hingga 2014.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *