AYODESA.COM, BANGKA – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Radit (35), penambang pasir timah yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga diterkam buaya di aliran Sungai Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 10.55 WIB setelah sempat terlihat diseret seekor buaya.
Kepala Tim Pencarian Kantor SAR Pangkalpinang, Supani, mengatakan pencarian yang dilakukan sejak pagi akhirnya membuahkan hasil. Saat proses penyisiran berlangsung, tim melihat seekor buaya membawa tubuh korban di mulutnya.

“Upaya penyisiran yang terus dilakukan oleh tim akhirnya membuahkan hasil. Predator buas tersebut akhirnya melepaskan gigitannya, dan tubuh korban ditemukan mengapung di permukaan air, tidak jauh dari posisi perahu karet (rubber boat) milik Basarnas yang sedang melakukan penyisiran,” ujar Supani.
Korban diketahui merupakan warga Selapan, Provinsi Sumatera Selatan. Ia dilaporkan hilang pada Minggu (19/7/2026) ketika bekerja memindahkan ponton tambang di aliran Sungai Baturusa.
Berdasarkan keterangan rekan-rekannya, sebelum kejadian korban sedang mencuci tangan di tepi sungai. Tak lama kemudian, Radit tiba-tiba menghilang. Rekan korban menduga ia diterkam buaya yang memang kerap muncul di kawasan tersebut.






