AYODESA.COM, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan langkah pembenahan layanan kesehatan tidak berhenti pada capaian prestasi. Fokus berikutnya adalah memperkuat sistem layanan, terutama melalui integrasi data pasien dan peningkatan kualitas pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menyatakan capaian RSUD Depati Hamzah yang berhasil masuk lima besar rumah sakit di Bangka Belitung dengan predikat bintang enam untuk pelayanan BPJS Kesehatan menjadi pijakan penting untuk melangkah lebih jauh.
“Ini tentu membanggakan. Artinya pelayanan kita sudah diakui memiliki standar tinggi,” ujar Saparudin saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).
Namun demikian, ia menegaskan penghargaan tersebut bukan tujuan akhir. Pemerintah kota justru menjadikannya sebagai momentum untuk mempercepat pembenahan sistem pelayanan kesehatan yang lebih modern dan terintegrasi.
Salah satu fokus utama yang kini didorong adalah sinkronisasi data pasien antara rumah sakit dengan sistem BPJS Kesehatan. Menurutnya, persoalan layanan kesehatan saat ini tidak hanya berkutat pada tindakan medis, tetapi juga efisiensi administrasi.
“Kita ingin pelayanan itu tidak hanya ramah dan profesional, tetapi juga cepat, akurat, dan terintegrasi secara sistem,” katanya.






