AYODESA.COM,BELITUNG – Unit Produksi PT Timah di Kabupaten Belitung disinyalir kuat menampung pasir timah ilegal dari sejumlah kolektor timah ilegal. Asal usul pasir timah ilegal tersebut, diketahui berasal dari para penambang timah ilegal di Belitung maupun Belitung Timur.
Kepala Unit Produksi PT Timah Belitung, Ronanta Siregar menyampaikan bahwa sepengetahuan pihaknya pasir timah yang dikirim beberapa kolektor timah di Belitung berasal dari IUP PT Timah.
Diungkapkannya, hanya sebagian pasir timah yang dikirim kolektor ke PT Timah di Belitung.
“Meja-meja goyang yang ilegal itu dapat timahnya dari mana? Sepengetahuan kami sumbernya dari iup timah juga jadi dari pada timahnya keluar mendingan masuk ke PT Tiimah,” ujar Ronanta dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, (29/11/2024).
“Itu pun yang dapat hanya sebagian (pasir timah-red) karena infonya harga diluar jauh lebih tinggi dari pada PT Timah,” katanya sembari menambahkan kalau pasir timah yang dikirim ke PT Timah Belitung pajaknya dibayar dan masuk ke kas negara.
“Itu kan sayang kalau di bawa ke luar, mendingan masuk ke negara pajaknya dibayar,” tukasnya.
Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa hampir merata kolektor timah di Pulau Belitung maupin di Bangka memang diarahkan untuk menjual ke PT. Timah Tbk.
” Mau ilegal mau legal timahnya dapat dari mana harus/wajib disetor ke PT Timah Tbk walaupun bayarannya agak lebih murah. Semua kolektor sudah dibertahu aturan tersebut,” kata salah satu kolektor minta namanya jangan ditulis
Bahkan, menurut kolektor timah lainnya, jila masih mau main timah harua tunduk dengan aturan yang sudah ditentukan.








