Program Gencar Salurkan Bibit Cabai di Bukit Besar, Gubernur Babel: Bisa Hasilkan 2 Kilogram per Minggu

Gubernur Babel Hidayat Arsani, memberikan bibit cabai kepada masyarakat Bukit Besar. (Foto istimewa)

AYODESA.COM, PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) kembali menggencarkan program Gerakan Nanem Cabai Rakyat (Gencar) sebagai langkah strategis menekan inflasi komoditas cabai sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Kali ini, program tersebut menyasar warga Kelurahan Bukit Besar, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, Minggu (18/1/2026).

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mengatakan pada tahun 2026 Pemprov Babel menargetkan penyaluran sebanyak 15.000 bibit cabai kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Dugaan Suap Sidang Onstlag Ekspor CPO, Pengacara MAN “Sergap” Saksi Marcella Santoso dengan Pertanyaan Tajam, Ini Jawabannya!

“Tahun 2026 ini kita uji coba 15.000 bibit. Setiap kepala keluarga mendapatkan 10 bibit. Jangan dilihat dari jumlahnya, tapi lihat potensi hasil dari 10 bibit itu,” ujar Hidayat.

Ia menjelaskan, fluktuasi harga cabai yang kerap melonjak menjadi salah satu alasan utama program Gencar terus dilaksanakan.

“Harga cabai ini tidak stabil. Kadang bisa tembus Rp100 ribu per kilogram, sekarang saja masih sekitar Rp50 ribu per kilo. Ini yang ingin kita tekan,” jelasnya.

Baca Juga  Zulmansyah Sekedang Lantik Pengurus PWI Jaya, Bekerjalah Dengan Hati

Menurut Hidayat, jika bibit dirawat dengan baik, hasilnya cukup menjanjikan. Satu bibit cabai mampu menghasilkan sekitar dua ons per minggu.

“Artinya, 10 bibit bisa menghasilkan sekitar 2 kilogram per minggu atau 8 sampai 10 kilogram per bulan. Sebagian bisa dikonsumsi sendiri, sisanya bisa dijual ke pasar atau ke dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG),” katanya.

Gubernur juga menegaskan bahwa bibit cabai yang dibagikan telah berusia 55 hari dan memiliki masa produktif hingga satu sampai dua tahun.

Baca Juga  Anggota DPRD Babel Maryam Tanggapi Kelangkaan Gas LPG 3kg

“Bibit ini langsung bisa ditanam. Tiga bulan lagi akan kita cek hasilnya. Kita ingin melihat hasil dari tangan dingin warga Kelurahan Bukit Besar,” tegasnya.

Ia pun meminta masyarakat segera melapor jika bibit mengalami kerusakan atau mati melalui call center cabai di nomor 0821-7699-9876.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *