Pengamat: Rupiah Masih Berpeluang Tertekan, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Gubernur BI Definitif

Gambar ilustrasi Ai

AYODESA.COM, JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Mata uang Garuda ditutup melemah 26 poin ke level Rp17.962 per dolar Amerika Serikat (AS), dipengaruhi penguatan indeks dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian global serta perhatian pasar terhadap transisi kepemimpinan Bank Indonesia (BI).

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan sentimen eksternal masih menjadi faktor dominan yang menekan pergerakan rupiah.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Ibrahim Assuaibi: Ketidakpastian Global dan Dalam Negeri Perlemah Kepercayaan Investor

Menurut Ibrahim, penguatan dolar AS didorong meningkatnya permintaan aset safe haven setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi perhatian pasar global.

“Meski laporan The New York Times menyebut Presiden Donald Trump menghentikan rencana peningkatan operasi militer AS di Iran, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah masih menjadi faktor yang memicu penguatan dolar AS,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, konflik tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi dunia, terutama setelah Iran menyerang kapal-kapal komersial di sekitar Selat Hormuz dan kelompok Houthi menargetkan kapal tanker Arab Saudi di Selat Bab el-Mandeb.

Baca Juga  ZR Eks Pejabat MA Jalani Sidang Dakwaan Perkara Dugaan Suap Terkait Vonis Bebas Ronald Tannur

Di sisi lain, pelaku pasar juga menunggu hasil rapat kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat. Federal Reserve diperkirakan masih mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan pekan ini.

“Investor juga menantikan pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang sebelumnya menyampaikan pandangan cenderung hawkish dan menegaskan komitmen menjaga stabilitas harga,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *