AYODESA.COM, PANGKALPINANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang mengakui tengah menghadapi krisis tenaga pendidik yang semakin mengkhawatirkan. Kepala Dikbud Kota Pangkalpinang, Erwandi, Rabu (26/11/2025), menyebut bahwa saat ini kota tersebut kekurangan sekitar 200 guru di berbagai jenjang.
“Kota Pangkalpinang kekurangan sekitar 200-an tenaga pendidik akibat pensiun. Ditambah lagi, tahun ini sudah ada sebanyak 60 guru yang memasuki masa purnabakti,” ujar Erwandi.
Menurutnya, kekurangan guru ini berdampak langsung pada efektivitas proses belajar-mengajar di sekolah negeri, terutama di tingkat SD dan SMP. Beberapa sekolah bahkan terpaksa melakukan rotasi jam mengajar dan merangkap mata pelajaran untuk menutupi kekosongan.
Erwandi menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan penambahan formasi guru melalui mekanisme rekrutmen PPPK dan meminta dukungan pemerintah pusat agar kebutuhan tenaga pendidik segera dipenuhi.






