Membangun Desa Harus Diawali Pengelolaan Keuangan Yang Baik

Rulyanti Susi Wardhani dosen Universitas Bangka Belitung (foto doc ayodesa.com

AYODESA.COM- Pengelolaan keuangan yang baik merupakan tulang punggung keberhasilan pembangunan desa. Hal ini yang diungkapakan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung, Rulyanti Susi Wardhani.

Seperti banyaknya desa lainnya di Indonesia, Desa Swadaya memiliki potensi besar untuk mengembangkan perekonomiannya dan mencapai kemandirian. Namun, potensi tersebut tidak akan terwujud tanpa strategi pengelolaan keuangan yang efektif dan terencana.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Gubernur Babel Hidayat Arsani Dukung Program BNNP Babel

Keuangan desa tidak hanya soal bagaimana dana desa digunakan, tetapi juga bagaimana desa mampu memberdayakan sumber daya yang ada untuk menghasilkan pendapatan mandiri. Salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan keuangan desa adalah memastikan bahwa setiap anggaran yang dikeluarkan memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan desa secara berkelanjutan.

“Pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan juga tidak bisa diabaikan. Penggunaan dana desa harus dilakukan secara terbuka dan akuntabel, sehingga masyarakat dapat ikut mengawasi dan merasakan manfaat dari setiap program yang dijalankan,” ujar Rulyanti.

Baca Juga  DPRD Pangkalpinang Dukung Program ABCDE untuk Wujudkan Zero Stunting 2026

Baginya, bukan hanya soal kepercayaan masyarakat terhadap aparat desa, tetapi juga tentang membangun kultur partisipatif yang kuat. Selain itu, desa harus mampu memanfaatkan peluang dari berbagai sektor, seperti pertanian, pariwisata, dan industri kreatif, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *