AYODESA.COM,BANGKA – Program Anjangsana ke Kampong-kampong atau “Bujang Kampong” yang digagas Pj Bupati Bangka M Haris sejak awal Desember 2024, mendapat sambutan hangat masyarakat.
Lewat “Bujang Kampong” Pj Bupati M Haris beserta pejabat terkait dan sejumlah stakeholder menjadwalkan menginap di desa yang dituju dengan melaksanakan puluhan jenis layanan dan kegiatan.
“Kita menginap di rumah rumah warga dan disiapkan juga tenda bagi sebagian rombongan.
“Banyak hal positif baik untuk masyarakat di desa maupun bagi jajaran Pemkab Bangka. Kita jadi mengetahui banyak layanan dari pemerintah yang tak menyentuh masyarakat di desa-desa karena berbagai faktor. Ini tentunya menjadi bahan masukan kedepannya,” kata M Haris, Sabtu (21/12/2024).
Dalam kegiatan program Bujang Kampong yang telah digelar 2 kali yakni di Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu dan di Desa Mendo, Kecamatan Mendobarat hampir seluruh pelayanan Pemkab Bangka dibawa langsung melayani masyarakat.
Seperti layanan Dukcacpil, layanan berbagai perizinan, berbagai layanan kesehatan, perpustakaan keliling, pembayaran PBB dan pajak lainya serta pelayanan dari Pemkab Bangka lainnya.
Bujang Kampong, tutur M Haris, juga membawa layanan dari instansi lainnya seperti Samsat untuk membayar pajak, Satlantas Polres Bangka untuk pembuatan SIM, donor darah PMI, BNNK Bangka, Bank Sumsel Babel serta lainya. Juga dilaksanakan penjualan paket sembako murah.
Seluruh layanan secara langsung tersebut mendapatkan sambutan positif masyarakat yang memanfaatkannya.
“Sebagai contoh masyarakat kurang paham untuk membayar pajak kendaraan setelah didatangi langsung mereka mau bayar pajak. Atau ibu ibu hamil yang didesa hampir semua tidak pernah menikmati layanan USG,” kata M Haris.
Berdasarkan data yang didapat dalam kegiatan Bujang Kampong di Desa Mendo saja Samsat Sungailiat yang melayani pembayaran pajak kendaraan untuk Kabupaten Bangka dalam,2 hari pelayanan pada 17-18 Desember 2024 sebanyak 33 kendaraan pemiliknya membayar pajak dengan nilai mencapai Rp 24.094.900.
Sementara untuk layanan kesehatan yang dikoordinir Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka ada 352 warga Desa Mendo memanfaatkan layanan Posbindu,176 KK memanfaatkan layanan PBI BPJS Dinkes, 30 orang ibu hamil memanfaatkan USG mobile, 299 orang memanfaatkan Pusling Pengobatan, 10 peserta mengikuti sertifikasi penjamah makanan dan depot air minum, 5 peserta mengikuti sertifikasi penyuluh keamanan pangan.
Sementara Palang Merah Indonesia (PMI) Bangka di Desa Mendo berhasil mendapatkan sebanyak 16 pendonor. Untuk pembayaran PBB melalui Bank Sumsel Babel di Desa Gunung Muda ada 35 warga yang membayar pajak dan 38 warga membayar PBB saat di Desa Mendo.
“Jadi memang layanan dengan mendatangi langsung warga di Desa dalam program Bujang Kampong benar-benar bermanfaat,’ kata M Haris






