AYODESA.COM – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut proyek pengadaan lateks di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sekitar 10 prang diperiksa di Aula Lantai II, Kantor Perwakilan BPKP Babel, sejak pagi hingga siang, Selasa (24/9/2024).
Teranyar, informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa Babel menjadi salah satu penerima bantuan lateks dari Kementerian Pertanian dalam hal ini Ditjen Perkebunan. Namun, belum diketahui pasti berapa nilai proyek pengadaan lateks yang diterima Babel.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Edy Romdhoni, Rabu (25/9/2024), mengatakan penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait yang berkaitan dengan proyek pengadaan lateks.
“Iya, pihak yang terkait dilakukan pemeriksaan, yang berkaitan dengan proyek pengadaan Lateks,” kata Edy, Rabu, dikutip dari Babelterkini.com.
“Proyek tahun 2022. Saya sudah berkoordinasi dengan pihak kabupaten penerima bantuan lateks,” sambungnya.
Menurut Edy, bantuan lateks tersebut diterima berdasarkan permohonan pengajuan dari masing-masing kabupaten.
“Babel menerima bantuan lateks berdasarkan permohonan pengajuan. Lateks itu, cairan untuk tanaman Karet,” ujarnya.






