Dr. Wilpan Pribadi: Advokat Visioner, Mediator Humanis, dan Jurnalis yang Mengawal Demokrasi Informasi

Dr. Wilpan Pribadi, S.H., M.H., CM. Foto bersama Ibunda Hj. Fatmawati

AYODESA.COM, YOGYAKARTA, 30 September 2025 — Nama Dr. Wilpan Pribadi, S.H., M.H., CM. semakin mencuri perhatian publik. Sosoknya dikenal bukan hanya sebagai advokat muda dengan rekam jejak akademik yang gemilang, tetapi juga sebagai mediator pengadilan dan kepala biro media yang aktif mengawal isu-isu sosial di tingkat akar rumput.

Dengan bekal Sarjana Hukum dari Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Magister Hukum  dari Universitas Janabadra, serta Doktor Hukum dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Dr. Wilpan terus menapaki jalan akademik. Bahkan saat ini ia tengah menempuh studi Magister Kenotariatan (M.Kn.) di Unissula, menegaskan tekadnya untuk menjadi praktisi hukum yang komprehensif.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  UWM Jadi Pusat Diskusi Etika AI dan Hukum Internasional di Yogyakarta

Mediator yang Menjembatani Keadilan

Dalam dunia hukum, Dr. Wilpan tidak hanya berfokus pada litigasi, tetapi juga pada jalan damai melalui mediasi. Ia adalah mediator non-hakim pengadilan, mediator umum, sekaligus mediator kesehatan. Berbekal sertifikasi dari PMI bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), ia berhasil menangani berbagai sengketa dengan pendekatan win-win solution.

“Mediasi adalah wajah humanis dari keadilan. Di sana, penyelesaian bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal kepentingan dan kemanusiaan,” ungkapnya dalam sebuah seminar hukum di Yogyakarta.

Baca Juga  Dalam Pledoi, PH Dr. Wilpan Pribadi Nilai Perbuatan Anhar Rusli Bukan Pidana, Tapi Administratif!

Pendekatan ini menjadikan Dr. Wilpan sebagai sosok yang berbeda—seorang pengacara yang tidak sekadar memperjuangkan hukum di meja hijau, tetapi juga mengedepankan harmoni sosial.

Jurnalis dan Kepala Biro Media

Tak berhenti di ranah hukum, Dr. Wilpan juga aktif dalam dunia jurnalistik. Ia menjabat sebagai Kepala Biro Yogyakarta Media ayodesa.com, sekaligus anggota resmi pers nasional. Perannya di media mempertegas dedikasinya untuk mengawal transparansi, akuntabilitas, dan penyebaran informasi yang kredibel kepada masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *