Cerita Fabel Mengajarkan Anak-anak Tentang Nilai-nilai Kehidupan

Wild animals in forest illustration

AYODESA.COM-JAKARTA- Si Kancil Mencuri Ketimun, Balas Budi Seekor Semut, Kancil Yang Cerdik dan Buaya, Bebek Buruk Rupa, Serigala Berbulu Domba dan banyak lagi cerita binatang lainnya, yang sering dibawakan orangtua kepada anaknya untuk mengajarkan pesan moral. Cerita dengan tokoh hewan yang berprilaku seperti manusia disebut dengan cerita fabel. Cerita dengan tokoh hewan membuat anak tertarik untuk mendengarnya.

Cerita fabel berasal dari bahasa latin yaitu fabulat, yang berarti cerita tentang kehidupan hewan dengan perilaku menyerupai manusia.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), cerita fabel adalah cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia melalui tokoh hewan. Umumnya, jenis cerita ini merupakan salah satu dongeng yang dapat menarik perhatian ke anak-anak.

Baca Juga  Dr. Wilpan Pribadi: Advokat Visioner, Mediator Humanis, dan Jurnalis yang Mengawal Demokrasi Informasi

Cerita fabel bertujuan untuk mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai kehidupan. Tokoh cerita fabel juga bermacam-macam, mulai dari yang baik, jujur, dan pintar. Disisi lain, ada juga tokoh yang menunjukkan perilaku jahat, sombong, serta licik.

Ciri-ciri dari cerita fabel adalah sebagai berikut:

  • Tokoh utama cerita diperankan oleh binatang.
  • Alur cerita dibuat sederhana dan pendek agar mudah dimengerti anak-anak.
  • Setiap tokoh berperilaku seolah-olah manusia yang bisa berbicara dan berpikir.
  • Rangkaian peristiwa memiliki hubungan sebab-akibat dengan alur maju agar mencapai puncaknya saat akhir cerita.
  • Pada umumnya cerita fabel menggambarkan karakter, moral manusia, dan kritik terhadap kehidupan manusia.
  • Bahasanya menggunakan kalimat naratif, lalu terdapat dialog langsung antara tokoh dengan menggunakan bahasa sehari-hari.
  • Latar cerita biasanya berada di lingkungan alam, seperti sungai, gunung, hutan, danau, dan lain sebagainya.
  • Pesan moral dalam cerita fabel disampaikan secara eksplisit maupun tersirat.
Baca Juga  Dr. Wilpan Pribadi: Advokat Visioner, Mediator Humanis, dan Jurnalis yang Mengawal Demokrasi Informasi

Cerita fabel sudah diperkenalkan pada siswa kelas 2 Sekolah Dasar (SD), pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diterbitkan Pusat Perbukuan, Badan Standar, kurikulum dan assesmen pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang dicetak pertama pada tahun 2021.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *