BNI Tingkatkan GCG dan Struktur Permodalan, Siap Ciptakan Nilai Jangka Panjang

Foto gedung BNI (docs BNI)

AYODESA.COM, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), manajemen risiko, pengendalian internal, serta struktur permodalan guna menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi BUMN untuk menciptakan nilai jangka panjang dalam ekosistem Danantara Indonesia.

Sebagai bentuk penguatan fundamental perusahaan, BNI menerbitkan instrumen Additional Tier 1 (AT1) senilai US$700 juta di pasar internasional. Langkah ini sekaligus memperkuat struktur permodalan perseroan agar mampu menopang ekspansi bisnis secara berkelanjutan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Idul Adha 2026, BNI Distribusikan 1.200 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa tata kelola perusahaan yang baik bukan hanya sekadar memenuhi aspek kepatuhan, tetapi menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat, investor, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Sebagai bagian dari BUMN, BNI terus memperkuat tata kelola perusahaan, manajemen risiko, efektivitas pengendalian internal, kapabilitas digital, dan struktur permodalan agar fundamental perusahaan semakin kuat, dikelola secara profesional, dan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan nasional,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga  BNI Apresiasi Kemenangan Telak Timnas di Pembuka Piala Thomas 2026

Menurut Okki, komitmen tersebut sejalan dengan arah transformasi BUMN bersama Danantara Indonesia yang memiliki mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN guna mendukung program strategis nasional, industrialisasi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *