BNI Sebut Final Macau Open Jadi Bukti Pembinaan Atlet Muda Indonesia Berhasil

Pasangan muda ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan. (Foto istimewa)

AYODESA.COM, JAKARTA – Pasangan muda ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, sukses mencatatkan sejarah baru dengan melaju ke final perdana turnamen Macau Open 2026. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan proses pembinaan atlet muda yang dijalankan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia bersama dukungan BNI.

Keberhasilan Devin/Faathir menembus partai puncak di level BWF Super 300 menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang dipersiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis nasional.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  OJK: Tren Penurunan Suku Bunga Kredit Perbankan Masih Berlanjut

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan pentingnya proses pembinaan yang berkelanjutan, termasuk pemberian kesempatan bertanding di berbagai turnamen internasional.

“Keberhasilan Devin dan Faathir menembus final Macau Open 2026 menunjukkan bahwa investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet muda mulai membuahkan hasil. Pengalaman bertanding yang mereka peroleh di berbagai ajang internasional, termasuk menghadapi pemain-pemain terbaik dunia, menjadi modal penting dalam membentuk karakter, mental juara, dan kualitas permainan yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga  Ekonom Nilai Langkah Verifikasi BNI Sudah Tepat dan Sesuai Praktik Perbankan

Sebelumnya, pasangan Devin/Faathir juga mendapatkan kesempatan tampil di Indonesia Open 2026, salah satu turnamen paling bergengsi di kalender bulu tangkis dunia. Kesempatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dari pembinaan jangka panjang untuk meningkatkan daya saing atlet muda Indonesia.

Sejak dipasangkan di Pelatnas, duet muda ini menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Mereka berhasil meraih gelar juara pada Toyota Thailand International Challenge 2025 dan Odisha Masters 2025. Selain itu, keduanya juga mencapai babak semifinal di sejumlah turnamen internasional, di antaranya wondr by BNI Indonesia International Challenge I 2025, wondr by BNI Indonesia Masters II 2025, serta Astana International Challenge 2025.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *