BNI Perkuat Ekosistem Ekspor UKM Lewat Fast Trex Xpora

Foto gedung BNI

AYODESA.COM, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menembus pasar internasional melalui inovasi layanan Fast Trex Xpora. Program ini menawarkan solusi pembiayaan terintegrasi sekaligus akses pasar guna mendorong UKM naik kelas menjadi eksportir.

Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa peluncuran layanan ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperluas basis eksportir nasional.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Sederet Artis Papan Atas Siap Guncang Babel Pada Hajatan SOB

“Melalui Fast Trex Xpora, BNI memberikan akses pembiayaan yang mudah dan terintegrasi bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar hingga ke luar negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Layanan ini dapat diakses melalui kantor cabang BNI terdekat. Pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai fasilitas pembiayaan, mulai dari kredit modal kerja (KMK) dengan skema plafond transaksional, pre financing, hingga post financing. Selain itu, BNI juga menawarkan suku bunga yang kompetitif serta fleksibilitas agunan, baik berupa aset tetap maupun cash collateral yang dilengkapi perlindungan asuransi.

Baca Juga  BNI Hadirkan Dashboard DHE SDA, Eksportir Kini Bisa Pantau Dana Ekspor Secara Real Time

Salah satu keunggulan utama dari Fast Trex Xpora adalah keringanan kolateral hingga 50 persen dari nilai pengajuan pinjaman. Fasilitas ini dinilai menjadi nilai tambah dibandingkan program pembiayaan ekspor dari perbankan lainnya.

Tidak hanya pembiayaan, layanan ini juga menghadirkan ekosistem bisnis terintegrasi. Pelaku usaha dapat menikmati berbagai layanan pendukung seperti diskon tarif transaksi luar negeri, fasilitas forex line, layanan cash management melalui BNIdirect, hingga pembukaan rekening giro dan Taplus Bisnis. Selain itu, BNI juga memfasilitasi kegiatan business matching dan business pitching untuk memperluas jaringan dan akses pasar UKM.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *