AYODESA.COM, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memutuskan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham setelah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Senin (9/3/2026).
Keputusan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rapat yang juga membahas sejumlah kebijakan strategis perusahaan terkait penguatan modal dan rencana korporasi ke depan.
Dikutip dari CNBC Indonesia, RUPST BNI menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun kepada para pemegang saham.
Nilai dividen tersebut setara dengan sekitar 65 persen dari laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Pada tahun buku 2025, laba bersih BNI tercatat mencapai Rp20,04 triliun.
Manajemen BNI menilai pembagian dividen ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga keseimbangan struktur permodalan.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa keputusan yang dihasilkan dalam rapat pemegang saham tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan.
“Sejumlah keputusan strategis yang disepakati dalam RUPST ini merupakan bagian dari upaya menjaga kinerja berkelanjutan serta memperkuat fondasi permodalan Perseroan ke depan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Selain pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui penggunaan sebagian laba bersih perusahaan sebagai saldo laba ditahan.






