AYODESA.COM – PANGKALPINANG -Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Babel, Fadil Regan mengungkapkan bahwa ada sejumlah catatan oleh pihaknya usai turun ke lokasi proyek senilai Rp36,8 miliar. Proyek Peningkatan Situ Kolong Minyak Jilid II di Manggar, Belitung Timur, kata Fadil, pihaknya mendesak agar konsultan pengawas segera membuat justifikasi tehnis atas perubahan kuantitas pekerjaan ratusan tiang pancang yang miring.
” Benar, sudah turun ke lokasi dan kami sedang meminta justifikasi tehnis,” kata Fadil Regan, Asintel Kejati Babel didamping Aspidsus Suseno, Selasa (17/12/2024).
Terkait tiang panjang banyak yang miring, Fadil tak menampik terpasang ratusan tiang yang miring akibat ada batu di dalam tanah di atas permukaan air.
“Iya ada batu, jumlahnya kami belum tahu pasti tiang yang miring, intinya ada sejumlah catatan-catatan dalam proyek tersebut dan harus selesai di akhir tahun,” ungkapnya.
“Intinya kami minta konsultan pengawas segera membuat justifikasi tehnis terkait perubahan kuantitas pekerjaan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasatker PJSA Babel, Agus dengan entengnya menjawab berbagai persoalan proyek Situ Kolong Minyak yang kini menjadi atensi serius Kejati Babel dan DPRD Babel. Bahkan, DPRD Babel akan segera membentuk pansus dan meminta keterangan langsung Dirjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum.
” Bukan kewenangan saya, tugas saya hanya berkerja,” kata Agus menjawab telpon media ini, Kamis (19/12/2024).
Kasatker Agus terkesan merasa percaya diri jika proyek tersebut akan baik baik saja dan tepat waktu pekerjaannya. Bahkan, Agus mengklaim proyek tersebut mendapat dukungan dari masyarakat.
Fakta tersebut tentu berbanding terbalik dengan komentar warga net yang mengecam hasil dari proyek yang dianggap amburadul, bahkan ada warga sekitar yang suaminya bekerja lembur tidak sesuai dengan upah.
@dhesyferra:gajinya aja pak 800rb itupun lemburan smpe MLM pak. Sistem borongan gimnh itu pak 2minggu sekali karna suami ku krja disitu pak gimnh solusinya 🙏








