AYODESA.COM, BANGKA-Aksi penyelundupan 15 ton timah di dermaga Tuing Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka, Rabu (5/2/2025) diduga mendapat bekingan dari oknum TNI AD dari Kesatuan Kompi SS (Se**” Sungailiat).
Sebelumnya, Satgas Anaconda Tim A bersama Tim Intel Lanal Babel telah mengamankan kapal yang diduga akan mengangkut pasir timah keluar Pulau Bangka.
Dalam penggerebekan tersebut, diamankan 1 Unit kapal kayu kapasitas 20 GT yang sudah berisi pasir timah perkiraan 12 Ton. Lalu 2 Unit Truk Nopol BN 8133 QY sekitar 5 Ton dan AE 8760 US 10 Ton.
Selain mengamankan barang bukti, turut dibawa Kapten kapal bernama Rusli (54),’
warga Desa Numbing RT 09 RW 092 kec. Bintang pesisir Kijang Tanjung Pinang dan dua ABK masing masing Rahmat (28) warga Batu 8 Bawah Tg pinang serta Salman Lubis (51), warga Perum Indo Nusa Lestari Blok I No 25 Tg Pinang (Batu 8 Deket RS)
” Info A 1 (akurat) ada sebanyak 6 oknum Kompi SS yang terlibat dalam pengamaman aksi penyelundupan. Yang paling senior pangkatnya Serka, inisial IW, kata sumber terpercaya media ini, Jumat (7/2/2025).
Ditanya siapa pemilik barang bukti timah, sumber terpercaya media ini menyebut kalau ada peran orang pusat. ” Timah itu sudah dibeli yang punya orang pusat. Saya menyebutnya aksi ini sebagai “Hiu makan Paus”, ungkapnya.
Saat ini masih dilaksanakan pemeriksaan awal Tim serta Barang Bukti diamankan di Mako Lanal Babel
Sementara itu, Dandenpom II/5 Bangka, Letkol CPM Harry Mulia Simamarta SH MHI dimintai tanggapan dugaan adanya keterlibatan oknum TNI AD mengaku belim menerima laporan.
” Coba tanya dulu dengan pihak yang nelakukan penangkapan. Saya belum menerima laporan ada oknum TNI yang terlibat. Nanti saya cek ya,” kaya Letkol Simamarta dihubungi melalui ponselnya, Kamis (6/5/2025.
Hingga berita ini ditayangkan, Komandan Kompi dan sejumlah pihak yang disebutkan dalam pemberitaan masih dalam upaya konfirmasi dan verifikasi data serta dokumen.








