1 Tahun Pemerintahan, Prabowo Tegaskan Komitmen Penertiban Timah: Ada yang Teriak-teriak, 20 Tahun Rp 900 T Dicuri

Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara. Tangkapan layar, live BPMI Sekretariat Presiden.

AYODESA.COM, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto, menegaskan terus melakukan penertiban pencurian timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Baik tambang timah ilegal, penyelundupan maupun membenahi tata kelola dan tata niaga pertimahan.

Meski begitu, diakui Prabowo, ada pihak yang berteriak-teriak atas tindakan menyelamatkan kekayaan sumber daya alam, negara tersebut.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  6 PNS Jadi Saksi Atas Terdakwa Eks Kepala Dinas ESDM Babel

“Mereka para pencuri. Teriak-teriak ada. Tapi kita berhasil selamatkan kekayaan kita. Setahun dicuri sebesar Rp 45 triliun, kalau dihitung sejak 20 tahun lalu sudah Rp 900 triliun dicuri. Uang sebesar itu kita bisa gunakan untuk bangun banyak hal,” kata Prabowo dalam pidato Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025), yang disiarkan secara live Badan Komunikasi Pemerintah lewat akun resmi. Rapat tersebut secara khusus membahas capaian satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga  Adelia Kembali Datangi Polda Babel Minta Keadilan Kasus Dugaan Penipuan Hotel Wagub Hellyana, Serahkan Dokumen

Prabowo menceritakan untuk mencegah penyelundupan, ia perintahkan militer TNI untuk memblokir pulau Bangka dan Belitung. Tujuannya, untuk mengetahui ke luar masuk kegiatan pertambangan timah.

Prabowo menyebut adanya laporan sebanyak 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Akibat hal itu, Indonesia kehilangan 80% produksi timah akibat penambangan ilegal dan penyelundupan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *